STRATEGI
PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS KOMPUTER
Strategi belajar mengajar dapat dideinisikan sebagai
pola umum kegiatan guru-siswa dalam bentuk kegiatan belajar mengajar untuk
mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Strategi belajar mengajar
merupakan sejumlah langkah yang direkayasa sedemikian rupa untuk mencapai
tujuan pembelajaran.
Tujuan belajar mengajar disusun dalam tiga ranah yaitu
kognitif, afektif dan psikomotor. Ranah kognitif dilihat dari dua dimensi.
Dimensi pertama pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis, dan
evaluasi. Dimensi kedua faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif.
Belajar mengajar pada umumnya mempunyai empat dasar strategi, yaitu:
1.
Mengidentifikasi serta menetapkan tingkah laku dan kepribadian peserta
didik sebagaimana yang diharapkan sesuai tuntutan dan kebutuhan masa sekarang
dan masa yang akan datang.
2.
Mempertimbangkan dan memilah sistem belajar mengajar yang tepat untuk
mencapai sasaran yang akurat.
3.
Memilih dan menetapkan prosedur, metode dan teknik belajar mengajar yang
dianggap paling tepat dan paling efektif sehingga dapat dijadikan pegangan guru
dalam menunaikan kegiatan belajar mengajar.
4.
Menetapkan norma-norma dan batas minimal keberhasilan atau kriteria serta
standar keberhasilan sehingga dapat dijadikan pedoman oleh guru dalam melakukan
evaluasi hasil kegiatan belajar mengajar yang selanjutnya akan dijadikan umpan
balik untuk penyempurnaan sistem instruksional yang bersangkutan serta
keseluruhan.
Jika diterapkan dalam konteks kegiatan belajar mengajar, maka strategi
belajar mengajar pada dasarnya memiliki implikasi sebagai berikut:
1.
Proses mengenal karakteristik dasar peserta didik yang harus dicapai
melalui pembelajaran.
2.
Memilih sistem pendekatan belajar mengajar berdasarkan aspirasi, tuntutan,
pandangan dan terutama kebutuhan masyarakat masa sekarang dan masa akan datang.
3.
Memilih dan menetapkan prosedur, metode dan teknik mengajar.
4.
Menetapkan norma-norma atau kriteria-kriteria keberhasilan belajar peserta
didik.
Komputer
memiliki fungsi yang berbeda-beda dalam bidang pendidikan dan latihan. Komputer
berperan sebagai manejer dalam proses pembelajaran yang dikenal dengan nama Computer-Managed
Instruction (CMI). Ada pula peran komputer sebagai pembantu tambahan dalam
belajar; pemanfaatannya meliputi penyajian informasi isi materi pembelajaran,
latihan, atau kedua-duanya. Modus ini dikenal sebagai Computer-Assisted
Instruction (CAI). CAI mendukung pembelajaran dan pelatihan akan tetapi ia
bukanlah penyampai utama materi pelajaran. Komputer dapat menyajikan informasi
dan tahapan pembelajaran lainnya disampaikan bukan dengan media komputer.
Strategi penggunaan komputer sebagai media
pembelajaran secara umum mengikuti proses instruksional sebagai berikut
1. Merencanakan, mengatur dan mengorganisasikan, dan menjadwalkan pengajaran;
2. Mengevaluasi siswa (tes);
3. Mengumpulkan data mengenai siswa;
4. Melakukan analisis statistik mengenai data pembelajaran;
5. Membuat catatan perkembangan pembelajaran (kelompok atau perseorangan)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar