Selasa, 11 April 2017

Strategi Pembelajaran Kimia Berbasis Komputer



STRATEGI PEMBELAJARAN KIMIA BERBASIS KOMPUTER


Strategi belajar mengajar dapat dideinisikan sebagai pola umum kegiatan guru-siswa dalam bentuk kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Strategi belajar mengajar merupakan sejumlah langkah yang direkayasa sedemikian rupa untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Tujuan belajar mengajar disusun dalam tiga ranah yaitu kognitif, afektif dan psikomotor. Ranah kognitif dilihat dari dua dimensi. Dimensi pertama pengetahuan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis, dan evaluasi. Dimensi kedua faktual, konseptual, prosedural dan metakognitif.

Belajar mengajar pada umumnya mempunyai empat dasar strategi, yaitu:
1.       Mengidentifikasi serta menetapkan tingkah laku dan kepribadian peserta didik sebagaimana yang diharapkan sesuai tuntutan dan kebutuhan masa sekarang dan masa yang akan datang.
2.       Mempertimbangkan dan memilah sistem belajar mengajar yang tepat untuk mencapai sasaran yang akurat.
3.       Memilih dan menetapkan prosedur, metode dan teknik belajar mengajar yang dianggap paling tepat dan paling efektif sehingga dapat dijadikan pegangan guru dalam menunaikan kegiatan belajar mengajar.
4.       Menetapkan norma-norma dan batas minimal keberhasilan atau kriteria serta standar keberhasilan sehingga dapat dijadikan pedoman oleh guru dalam melakukan evaluasi hasil kegiatan belajar mengajar yang selanjutnya akan dijadikan umpan balik untuk penyempurnaan sistem instruksional yang bersangkutan serta keseluruhan.

Jika diterapkan dalam konteks kegiatan belajar mengajar, maka strategi belajar mengajar pada dasarnya memiliki implikasi sebagai berikut:
1.       Proses mengenal karakteristik dasar peserta didik yang harus dicapai melalui pembelajaran.
2.       Memilih sistem pendekatan belajar mengajar berdasarkan aspirasi, tuntutan, pandangan dan terutama kebutuhan masyarakat masa sekarang dan masa akan datang.
3.       Memilih dan menetapkan prosedur, metode dan teknik mengajar.
4.       Menetapkan norma-norma atau kriteria-kriteria keberhasilan belajar peserta didik.

Komputer memiliki fungsi yang berbeda-beda dalam bidang pendidikan dan latihan. Komputer berperan sebagai manejer dalam proses pembelajaran yang dikenal dengan nama Computer-Managed Instruction (CMI). Ada pula peran komputer sebagai pembantu tambahan dalam belajar; pemanfaatannya meliputi penyajian informasi isi materi pembelajaran, latihan, atau kedua-duanya. Modus ini dikenal sebagai Computer-Assisted Instruction (CAI). CAI mendukung pembelajaran dan pelatihan akan tetapi ia bukanlah penyampai utama materi pelajaran. Komputer dapat menyajikan informasi dan tahapan pembelajaran lainnya disampaikan bukan dengan media komputer.

Strategi penggunaan komputer sebagai media pembelajaran secara umum mengikuti proses instruksional sebagai berikut
1.      Merencanakan, mengatur dan mengorganisasikan, dan menjadwalkan pengajaran;
2.      Mengevaluasi siswa (tes);
3.      Mengumpulkan data mengenai siswa;
4.      Melakukan analisis statistik mengenai data pembelajaran;
5.      Membuat catatan perkembangan pembelajaran (kelompok atau perseorangan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar